Pisang sebuah dari sesisir
Sesisir dari setandan
Setandan dari keranjang bakul pisang
Dari petani kebun desa seberang
Entah siapa yang makan
Sebuah untuk teman obat
Sebuah untuk bayi
Sebuah untuk cuci nulut tuan
Pisang tak pernah lurus
Slalu melengkung
Hanya untuk kerapihan sisir dan tandan
Agar merapat indah
Sesisir lalu setandan.
(rg. Bagus Warsono 2004, Jangan Jadi Sastrawan)