47.Bokor
Sejak bokor menempati singgasana
Kepalsuan bertengger
Dan suara-suara munafik bokor
Serta kesombongan tahta
Akan pesta dan upacara
Kemilau bagai emas
Memegang adat pusaka
Ketika bokor berada di rumah rakyat
Tak bersuara emas
Hanya kuningan berjamur
Yang sewaktu-waktu disepuh
agar gemerlap
namun tak silau memandang
bokor hanya kuningan